Penyakit Auto Immune



Betulkah Sinar Matahari Musuh Odapus?

Sebetulnya tidak semua odapus mengalami fotosensitivitas alias kepekaan terhadap sinar matahari. Hanya sekitar 40-70% saja, dan ditandai dengan ruam di kulit saat terpapar sinar matahari berlebihan. Dan dalam sinar matahari pun tidak semua unsur menjadi pemicu kumatnya Lupus.
Mengerti tentang radiasi sinar matahari akan membantu odapus menghadapi sinar matahari dalam kehidupan sehai-hari.
Walau sinar matahari memiliki spektrum yang luas, namun kita hanya akan membahas pemicu kumatnya Lupus, yakni sinar ultra violet saja. Ultra violet yang dipancarkan matahari terdiri atas UVA, UVB dan UVC. UVC adalah yang paling berbahaya di antara ketiganya, namun telah tersaring oleh lapisan ozon, sehingga hanya UVA dan UVB yang mencapai bumi. Sedangkan radiasi kedua yang cukup berbahaya yakni UVB mencapai puncaknya antara jam 10 pagi hingga jam 3 sore. UVB dapat menyebabkan kanker kulit dan merupakan karsinogen yang mampu memicu kumatya Lupus. Obat-obatan tertentu yang diminum odapus seperti Myfortic menambah sensitifitas dan bahaya radiasi sinar ini.
Sedangkan sinar UVA dianggap sebagai radiasi yang dianggap paling tidak berbahaya, bahkan membantu tubuh menciptakan vitamin D. Sinar UVA ini kita dapatkan sepanjang hari sejak fajar hingga senja. Karena tidak mungkin memisahkan UVA dengan UVB, itu sebabnya odapus harus memikirkan asupan vitamin D tambahan.
Mengenai seberapa banyak odapus dapat mentoleransi sinar matahari, masih belum ada kata sepakat. Terutama karena sensitifitasnya berbeda-beda dari satu odapus ke odapus lain.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: